Berita

Dalam upaya memperkuat tata kelola mutu pendidikan tinggi di Indonesia, perguruan tinggi Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia, Universitas Muhammadiyah Kalianda, STIKES An Nur Husada, STIKES Baitul Hikmah, STIKES ADILA, Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung, Institut Maritim Prasetiya Mandiri, dan Universitas Indonesia Mandiri selaku koordinator menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Penguatan Pemahaman Konsep Dasar Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Bantuan Pembinaan SPMI di Perguruan Tinggi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Lokakarya ini diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi, pengelola unit penjaminan mutu, ketua program studi, serta dosen. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait konsep dasar SPM Dikti, memperkuat implementasi SPMI, dan memastikan keterkaitan antara penjaminan mutu internal dengan penjaminan mutu eksternal (akreditasi).

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Assoc. Prof. Dr. Drs. Eko Kuntarto., M.Pd., M.Comp.Eng selaku Plt. Rektor UIM pimpinan perguruan tinggi yang menekankan pentingnya SPMI sebagai fondasi dalam membangun budaya mutu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa mutu pendidikan tinggi tidak dapat tercapai tanpa keterlibatan seluruh unsur sivitas akademika dalam melaksanakan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar Pendidikan Tinggi).

Materi pertama disampaikan oleh narasumber Bapak Dr. Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc selaku kepala kantor manajemen mutu IPB dengan tema Implementasi Kebijakan Mutu Perguruan Tinggi Melalui SPMI, materi kedua disampaikan oleh Ibu Dr. Veralianta Br Sebayang, S.P., M.Si selaku kepala bidang standar dan asesmen mutu IPB dengan tema Pelaksanaan Siklus PPEPP dalam Rangka Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi dan materi ketiga disampaikan oleh Bapak Dr. Rahmat Nawawi selaku fasilitator dari LLDIKTI Wilayah II dengan tema Perkembangan Implementasi SPMI di PTS Binaan Wilayah 2 dan Penerapan Permendikti Terbaru.

Kegiatan ini berlangsung secara partisipatif dengan diskusi dan tanya jawab dari masing-masing perguruan tinggi. Para peserta berkesempatan untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan dokumen mutu dan pelaksanaan evaluasi diri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pimpinan, ketua program studi dan dosen dapat memperkuat pemahaman sekaligus implementasi SPM Dikti, sehingga perguruan tinggi mampu mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang bermutu, berdaya saing, dan sesuai dengan arah kebijakan nasional.

Berita Lainnya