Bandar Lampung, 25 September 2024 - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II mengadakan kegiatan Pendampingan Roadmap Penelitian yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) Kampus 2. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah II, termasuk Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia (ITBA DCC).
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan arahan strategis bagi perguruan tinggi dalam menyusun, menyesuaikan, dan mengimplementasikan roadmap penelitian agar selaras dengan arah kebijakan nasional. Penyesuaian tersebut mengacu pada program Asta Cita Presiden 2024-2029 serta Program Dikti Saintek (Kampus Berdampak), yang menekankan pentingnya hilirisasi riset, penguatan sumber daya manusia, serta kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan bangsa.
Pokok Bahasan dalam Pendampingan
Beberapa poin utama yang menjadi fokus pendampingan antara lain:
1. Penyesuaian dokumen RIP (Rencana Induk Penelitian) LPPM agar mengakomodasi kebijakan Asta Cita dan Kampus Berdampak
2. Revisi dokumen Renstra LPPM untuk memastikan arah penelitian sejalan dengan pembangunan nasional.
3. Penguatan roadmap penelitian yang menekankan hilirisasi hasil riset dan implementasi nyata di masyarakat.
Selain itu, para pakar memberikan review dan rekomendasi terhadap dokumen roadmap penelitian masing- masing perguruan tinggi. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian sekaligus mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Keterkaitan dengan Asta Cita
Kegiatan ini erat kaitannya dengan delapan prioritas pembangunan nasional (Asta Cita), seperti penguatan ideologi Pancasila, kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan energi, pembangunan SDM, industrialisasi, hingga pemerataan pembangunan berbasis desa. Perguruan tinggi didorong untuk mengintegrasikan visi tersebut ke dalam rencana penelitian mereka.
Tindak Lanjut
Sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi, LLDIKTI Wilayah II akan melakukan review progres penyesuaian dokumen penelitian pada akhir tahun 2025. Dengan demikian, setiap perguruan tinggi diharapkan aktif menindaklanjuti hasil pendampingan ini agar roadmap penelitian yang disusun tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Penutup
Kegiatan pendampingan ini menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah II untuk memperkuat arah penelitian yang berdaya guna. Dengan dukungan kebijakan nasional dan sinergi antarperguruan tinggi, roadmap penelitian diharapkan mampu menjadi pijakan strategis dalam mencetak inovasi serta kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia